Kemarin (Jum'at, 23 April 2010), pagi hari, saya dan keluarga serumah di Cideng dikagetkan oleh kabar kecelakaan salah satu pamannya Bang Beny yang tinggal di Tangerang. Saat itu Bunda sedang asyik memotong wortel di dapur, dan saya sedang tidur-tiduran di kamar (menantu teladan... mertua masak, dianya tidur-tiduran...). Telpon di rumah sulit sekali dihubungi, demikian kata kerabat di Tangerang yang sepertinya sudah beberapa kali mencoba menghubungi Bunda lewat telpon rumah. Makanya, kabar itu disampaikan lewat hp saya.
Tebak-tebak Berhadiah
| Apr 24, 2010
Setelah menerima beberapa telpon, Bunda yang tampangnya jauh dari panik langsung kembali ke dapur, membereskan bahan-bahan masakannya dan memasukkannya ke kulkas.
"Berenti dulu dah masaknya... Disuruh buru-buru ke Tangerang... Ada-ada aja..." gumamnya sambil memasukkan bahan-bahan yang beberapa sudah diiris-iris.
Melihat itu, saya berinisiatif, "Mau bikin apa, Bun? Sini biar Nova yang terusin."
Sejenak Bunda melihat ke saya, lalu menjawab, "Ga usah... Nanti juga Bunda terusin. Udah ga usah," lalu naik ke kamarnya, sepertinya untuk berganti pakaian.
Setelah Bunda pergi, saya memeriksa bahan yang Bunda masukkan tadi, sambil mereka-reka apa yang hendak Bunda masak. Di dalam ada:
- Sawi hijau
- Sawi putih
- Wortel (sudah diiris-iris)
- Kembang kol (sudah dipreteli juga)
- Bawang bombay
Sepertinya Bunda mau masak capcay... tapi ko ada daun bawang di bawah tumpungan sawi... Memangnya capcay pakai daun bawang?..
Lalu ada lagi:
- Sekantung plastik air kelapa
- Satu setengah papan tempe
- Lima ekor ikan kembung
Air kelapa + tempe = (setau saya..) tempe bacem. Lalu ikan kembung yang enaknya digoreng kering (dan cara itu yang setau saya paling disukai di rumah ini). Tapi tunggu... capcay (yang pake daun bawang), dimakan sama ikan kembung goreng lumayan nyambung lahh.. tapi kalo sama tempe bacem??? Engggg...
Saya mulai bingung... Saat itu, saya berpikir daripada jadi menantu durhaka karena tidak menuruti kata mertua untuk membiarkan bahan masakannya, hari itu saya memutuskan untuk tidak memasak dan beli gado-gado untuk makan siang.
Pagi ini (Sabtu, 24 April 2010), Bunda belum juga pulang. Saya mendapat kabar bahwa adiknya harus dioperasi malam tadi dan tidak ada yang menunggu. Mungkin karena itu Bunda akhirnya menginap. Setelah beres dengan urusan memasak air, cuci piring dan jalan pagi, saya dan Bang Beny berkunjung ke tukang sayur yang mangkal di belakang komplek. Saya pikir, tauge tumis sepertinya segar dan mudah membuatnya.
Sepulangnya saya dari belanja sayur, saya melongok kulkas. Hummm... sawi-nya Bunda sudah mulai layu.. sayang kalau ga dimasak. Ada wortel... kembang kol... bener ga sih ni Bunda mau bikin capcay??? Untuk mendukung keputusan saya, saya ajak Bang Beny melongok ke kulkas, "Ni Bang.. liat.. Bunda kira-kira mau masak capcay, kan? Dimasak aja ya?" tanya saya.
"Ya udah," jawab Bang Beny, singkat dan padat.
Lalu mulailah saya dengan pe-de nya menumis bumbu dan mulai cemplang-cemplung membuat (yang namanya) capcay. Tempe bacem dan ikan gorengnya? Nggg.. nanti dulu dehh.. kayaknya bahan-bahan itu masih tahan lebih lama dibanding sawi.
Selesai masak, nonton TV sambil tidur-tiduran. Lalu Bang Beny telpon Bunda, menanyakan kabar. Sebelum telpon ditutup, dia berujar, "Itu capcay dimasak aja ya?? Bunda ditungguin, ga dateng-dateng.. Keburu layu tu sawi."
"Capcay apa?" terdengar suara Bunda di telpon.
"Capcay.. Bunda mo masak capcay kan kemaren? Nah itu dah dimasak sama Nova tadi," jawab Bang Beny.
"Capcay apaan sih? Bunda ga mo masak capcay kok!"
"Lha.. trus mo masak apa tu kemaren?"
"Ahh.. Bunda lagi gini ditanyain masakan. Udah! Udah! Udah ya.. Bunda ga tau bakal pulang kapan, kalo bisa sih hari ini. Udah ya? Assalamu'alaykum!" Bunda terdengar buru-buru. Lalu, telpon terputus.
Nah loo... Jadi... Bahan-bahan itu mo dibikin apa dongg???
This entry was posted on 12:07 PM
You can follow any responses to this entry through
the RSS 2.0 feed.
You can leave a response,
or trackback from your own site.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
5 komentar:
mo di bikin capcay..!!! wkwkwkwkwk...
@ lee: tebakan lo itu juga ya? tu kaannn.. sampe sekarang setelah bunda pulang, ga ketauan lo tu sayuran mo dibikin apa :D
"Ya udah," jawab Bang Beny, singkat dan padat.
Singkat dan Padat?
Bang Beny singkat dan padat?
Kekekekekekeke.... :P
@ beni: nggg... aku tak mengerti maksudmu :p
wkwkwk.. so, gak masalah mo dibikin apa nov, yang penting capcaynya abisss dimakan whahahahaha
Post a Comment